Puisi

Waktu

Lihat langkahku……
Aku berjalan menyusuri sang waktu
Kala fajar menyongsong aku terbangun
Suara kicau burung riang mengurun
Jejak langkahku berlanjut
Aku berjalan menyusuri sang waktu
Matahari siang sudah menjemput
Gerombolan manusia kini sibuk terlihat
Sampai saat sang matahari terbenam
Aku masih menyusuri  sang waktu
Kulihat senja datang menghampiri
Menemani penak dan letih  hatiku
Tik tik tik waktu berdetik
Kini senja telah berganti malam
Semuanya berjalan seperti biasa
tak ada yang istimewa…
tak ada yang berbeda…
Bagiku waktu hanya sebuah nomina yang tak pernah berhenti

Kupu-Kupu

Kupu-Kupu terbanglah tinggi yang jauh kesana
Bawa semua anganku bersamamu
Dalam malam gelap penuh kisah ini
Aku berharap dialah yang trbaik untkku
Sampaikan salam rindu yang terdalam dariku padanya
Katakan aku merindukannya seperti bulan merindukan khairan
Bisikan pesan ini padanya dengan lembut
Agar ia terjaga dalam mimpinya
Agar ia teringat padaku di malam gelap penuh kisah ini
agar aku bisa bertemu dengannya
Di ruang rindu milik kami,hanya aku dan dia saja
Hanya kami berdua
Dan engkau akan melihat bunga cinta tumbuh disana
Diantara aku dan dia
Hinggaplah diatasnya hiasi kisahku ini
Han aku janji kau takan kulupakan

Air hujan

Jatuh masta air
Hutan hijau rindang
Tidak berhenti sampai menyerap
Hutan hijau rindang
Jatuh mata air
Mengalir ke padang tandus
Gersang jadi subur
Panas jadi sejuk
Kuncup bermekaran

Keluh Kesah

Ada yang ingin kutulisakan
Namun tangan tak bisa menulis
Ada yang ingin ku katakan
Namun lidah tak bisa mengucap
Ada yang ingin kulukisakan
Namun hati tak bisa menggambarkan
Ada yang ingin kulihat
Namun mata tak dapat terbuka
Ada yang ingin kudengar
Namun telinga ini tak dapat mendengar
Ada yang ingin kurasa
Namun perasaan tak merasa
Ada pula yang ingin ku cinta
Namun keadaan tak mengizinkan
Masih banyak yang ingin kugapai
Namun tangan tak sampai
Juga ada yang ingin kuceritakan
Namun buruk kisah yang kupunya
Adakah yang bisa kulakukan…
Adakah harus ku mengeluh…
Adakah harus ku menyerah….
Sebenarnya aku tidak perlu semua keluh kesah itu…

Insomnia

Kalau malam datang
Hatiku tidak bisa tenang
Tak dapat terpejam kedua mata
Tiada pula mulut dapat berkata
Tak kudengar suara malam
Dan tidak kurasa dinginnya malam
Pikirku hanya tertuju pada malam
Bukan pada selain malam
Hatiku terdiam ….
Dan semua jadi diam …
Seperti sunyi tak ingin pergi dariku …
Ditemani selembar kertas
Berisi rangkaian kata yang belum selesai
Aku menunggu …
Tetap menunggu ..
Sampai bisikan itupun datang
Aku tak lagi menunggu
Mulutku jadi berkata
Dan hatiku jadi berbisik
Tangan ini jadi menulis
Menggoreskan tinta diatas kertas putih
Hingga akhirnya rangkaian kata itu
Kini telah samapai di ujung baitnya…

Cerita kita

Kau hadir temani langkahku
Bercerita tentang kisah kita
Kau rangkaikan kisah hidupku
Sahabt itulah engkau…
Teman dalam kisah perjalananku
Melengkapi mimpiku
Meleburkan perbedaan yng pernah ada
Dan kita akan selalu bersama
Selalu bersama untuk selamanya
Dan lihatlah bintang yang bersinar
Biarkan ia bersinar terangi jalan kita

Cinta

Heningnya malam
Tak mampu menutup kedua mata
Indahnya burung berkicau
Tak mampu mengobati letih hati
Hanya senyummu
Mampu menyejukan hati
Hanya suaramu
Mampu membangunkan semangat
Hanya bayangmu
Mampu menyadarkan khilafku
Disampingmu aku tenang
Didekatmu aku terjaga
Saat kau jauh aku hilang
Saat kau tak ada aku lemah
Cinta kau adalah mutiara
Cinta kau adalah permata
Cinta kau adalah anugrah
Cinta kau adalah kenangan
Cinta kau adalah cerita
Cinta kau adalah aku

Gelisah

Lagi ….
Lelahku tak mampu pejamkan mata ini
Citra di benakku engkau berlalu-lalang
Aku didalam intuisiku bercerita tentang esok
Citra … berdebar lagi jantungku ini
Taukah …
Tak sabar aku menunggu esok citra …
Citra … saat malam tengah larut
Aku tahu aku takan bias terpejam karenamu
Segera ku ambil pena
Dan kutuliskan sajak untukmu …
Sambil berdo’a aku berharap
Ya Allah izinkanlah esok aku bertemu dengannya
Izinkanlah agar aku bias melihat
Sosok wajahnya yang indah dan tersenyum manis
Jangan engkau jadikan dia bermuram durja
Malam temani aku
Larutkan semua kegelisahan ini
Yakinkan aku citra adalah mimpiku
Mimpi indahku …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s